Aksi Tolak teroris di Gereja Kristen Indonesia Diponegoro

Berbagai Lintas Agama refleksi doa bersama

Surabaya, 18 Mei 2018 – Enam hari setelah terjadinya kasus pengeboman di tiga gereja dan polrestabes Surabaya, dilakukan sebuah kegiatan refleksi berdoa bersama dengan tema Suroboyo Guyub nang GKI Diponegoro untuk bersatu melawan bentuk ketakutan terhadap aksi terror bahwa saat ini kami berani dan tidak takut pada terror yang membuat kepanikan seluruh warga kota Surabaya.

Lautan manusia dari berbagai elemen masyarakat kota Surabaya berkumpul bersatu untuk mengikuti kegiatan yang diadakan pada tepat pukul 19:00 WIB. Dihadiri ratusan orang dan 97 lembaga sebagai sebuah representasi bahwa Indonesia yang disebut Negara majemuk dan memiliki banyak suku, agama, ras, dan antar golongan. Karena tanpa keberagaman Indonesia tidak akan ada dan kegiatan ini merupakan bentuk dari keberagaman yang ada di Indonesia itu sendiri.

Beberapa korban yang selamat dari kejadian bom tersebut memberikan sebuah kesaksian tentang perasaan, dampak psikis dan psikologis yang mereka alami setelah pengeboman tersebut. Remaja & Pemuda Gereja GKI Diponegoro pun memberikan sebuah Renungan Kasih diiringi puji-pujian atas perasaan yang mereka alami dalam musibah yang terjadi di Gereja yang berlokasi di Jalan Raya Diponegoro No.146.

Disisi lain saudara-saudara dari lintas iman juga memberikan Ungkapan cinta dari para sahabat dan handaitaulan yang hadir pada waktu itu. Pekik dan seruan atas gerakan anti terorisme bergema dan ajakan untuk bersatu dilakukan secara berkesinambungan bersama-sama dengan tokoh-tokoh lintas agama.

Namun ada hal yang sangat disayangkan, ada ujaran yang kurang santun diucapkan saat moment yang sakral ketika berada di lokasi sekitar mimbar gereja. Dan untuk kedepannya, sangat diharapkan bahwa masyarakat kota Surabaya dapat menjaga nilai-nilai keberagaman dan kesakralan di tempat ibadah. #SUROBOYO_WANI Satu nyali lawan terroris. (/Beny Khair)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *