GMKI Cabang Surabaya Siap Mengawal Batas Maya Infrastruktur

BPC Masa Bakti 2017-2018


Surabaya – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Surabaya telah menggelar acara pelantikan Badan Pengurus Cabang Masa Bakti 2017 – 2018. Mengangkat tema “Berdamailah Dengan Semua Ciptaan” acara pelantikan tersebut diadakan sekaligus untuk memperingati Perayaan Natal 2017. Acara yang diadakan pada Sabtu (13/01/2018) dihadiri oleh Pengurus Pusat GMKI , Para Senior GMKI,  dan Sekretaris Umum PGI ( Persatuan Gereja-Gereja Indonesia) Kota Surabaya.

“Kerja , Kerja dan Kerja”. Badan Pengurus Cabang GMKI Surabaya yang baru dilantik ini harus mampu mengelolah waktu. Fokus untuk mewujudkan program program kerja dengan konsisten. Karena tahun ini adalah tahun politik tentunya semakin besar godaan untuk melakukan dan terlibat gerakan – gerakan eksternal. Mengingat GMKI ini adalah organisasi pengkaderan. Maka harus tetap fokus pada kaderisasi dan menjalankan program – program kerja. Apapun situasi politik yang ada, jangan pernah tergoda. Ujar Yordan M Batara Goa yang mewakili pidato senior. Beliau juga menambahkan bahwa kader kader GMKI juga harus mampu menunjukkan kualitas tinggi ilmu nya. Artinya jangan sampai meninggalkan tanggung jawab sebagai mahasiswa.

Di sisi lain Korneles Galanjinjinay Pengurus Pusat GMKI menyatakan , kader – kader GMKI Cabang Surabaya yang baru saja dilantik menjadi pengurus cabang harus mampu menjaga dan merawat kebhinekaan dengan semangat kasih dan nasionalisme. Menjadikan Kota Surabaya yang aman dengan keberagaman. Dalam kesempatan kali ini beliau juga hadir untuk membacakan Surat Keputusan pengurus pusat mengenai pelantikan Badan Pengurus Cabang GMKI Surabaya. Dalam rangkaian pidato tersebut Cak Ghorby Sebagai Ketua Cabang terpilih masa bakti 2017 – 2018 turut menyampaikan pesan, bahwa dalam kepengurusan kedepan , kader kader GMKI Cabang Surabaya siap terjun ke tiga medan pelayanan. Yaitu Gereja, Perguruan Tinggi dan Masyarakat. Ada program program kerja khusus yang secara special untuk masyarakat Kota Surabaya. Yaitu rancangan program untuk mengawal Batas Maya Infrastruktur (Pembangungan Kota Surabaya ; Manusia , Budaya dan Infrastruktur). Membangun lingkungan yang lebih baik dan lebih manusiawi.

Acara yang diselenggarakan di Student Center GMKI Surabaya tersebut dihadiri oleh banyak kalangan, mulai dari berbagai Organisasi Kemasyrakatan & Pemuda , sampai unit kegiatan mahasiswa universitas di seluruh Surabaya. (/hiz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *